Description
Penulis: Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P
viii+ 280.
15,5 x 23
Filsafat Ilmu dan Etika dalam Riset Biomedik adalah buku ajar yang menjawab pertanyaan mendasar yang sering diabaikan dalam pendidikan sains: mengapa seorang peneliti perlu memahami lebih dari sekadar keterampilan teknis di laboratorium?
Buku ini dibagi dalam dua alur besar. Bagian pertama membangun fondasi filosofis melalui tiga pilar utama, yaitu ontologi yang mengajak pembaca mempertanyakan hakikat realitas objek-objek biomedik, epistemologi yang menelaah cara pengetahuan ilmiah dibangun dan divalidasi, serta aksiologi yang menggugat tujuan dan tanggung jawab moral di balik setiap penelitian. Keistimewaan buku ini terletak pada upayanya mengintegrasikan nilai-nilai Sapta Bayu Sri Kesari Warmadewa sebagai landasan karakter peneliti, memperlihatkan bahwa kearifan lokal seperti kejujuran dan pengabdian justru selaras dengan tuntutan integritas ilmiah global. Pemikiran Thomas Kuhn tentang paradigma dan revolusi sains turut dihadirkan untuk mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan adalah proses yang dinamis, bukan kumpulan fakta yang statis.
Bagian kedua bergerak ke ranah etika penelitian biomedik yang konkret. Berangkat dari sejarah Kode Nuremberg hingga Deklarasi Helsinki, buku ini mengurai prinsip-prinsip bioetika sebagai panduan praktis, bukan sekadar teori, mulai dari persoalan informed consent lintas budaya, etika penggunaan hewan coba, isu kepemilikan sampel biologis, ancaman biopirasi, keadilan dalam kolaborasi internasional, hingga integritas publikasi ilmiah di era kecerdasan buatan.
Buku ini menjelaskan bahwa menjadi ilmuwan yang baik tidak dapat dipisahkan dari menjadi manusia yang bermoral. Ia tidak hanya mengajarkan aturan, tetapi menawarkan sebuah cara pandang, kompas bagi peneliti yang akan bernavigasi di lanskap sains yang semakin kompleks dan sarat konsekuensi kemanusiaan.










