Description
Penulis: Dr. Tarsono, M.Pd
viii + 130.
15,5 x 23
Psikologi belajar adalah cabang dari psikologi yang mempelajari bagaimana manusia memperoleh, memproses, menyimpan, dan mengaplikasikan pengetahuan atau keterampilan melalui pengalaman. Fokus utama dari psikologi belajar adalah memahami proses mental dan perilaku yang terlibat dalam aktivitas belajar, baik dalam konteks formal (seperti sekolah) maupun informal (seperti kehidupan sehari-hari).
Dalam kajiannya, psikologi belajar mengintegrasikan berbagai teori dan pendekatan, seperti teori behavioristik, kognitif, konstruktivistik, hingga humanistik. Teori behavioristik menekankan pada peran stimulus-respons dan penguatan dalam proses belajar, seperti yang dikemukakan oleh Pavlov, Skinner, dan Thorndike. Sementara itu, teori kognitif lebih menyoroti proses mental internal seperti persepsi, memori, dan pemecahan masalah, sebagaimana dijelaskan oleh Piaget dan Bruner. Pendekatan konstruktivistik, seperti pandangan Vygotsky, menekankan pentingnya interaksi sosial dan konteks budaya dalam membentuk pemahaman individu. Sementara pendekatan humanistik, yang dipelopori oleh Maslow dan Rogers, menekankan pentingnya motivasi intrinsik dan aktualisasi diri dalam proses belajar.
Psikologi belajar juga menelaah berbagai faktor yang memengaruhi hasil belajar, seperti motivasi, perhatian, emosi, gaya belajar, dan lingkungan. Dengan memahami prinsip-prinsip psikologi belajar, pendidik dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan adaptif sesuai dengan kebutuhan siswa.










