PARADIGMA PEMBELAJARAN TRANSFORMASIONAL KONTEMPORER

Rp76.700

Description

Penulis: Julita Lindriany, dkk

vi + 211.

14,8 x 21

Buku Paradigma Pembelajaran Transformasional Kontemporer mengkaji secara komprehensif konsep, landasan, serta praktik pembelajaran transformasional sebagai pendekatan yang relevan dalam menjawab tantangan pendidikan modern. Pembahasan diawali dengan pemaparan hakikat pembelajaran transformasional, mencakup definisi, sejarah perkembangan teori, prinsip dasar, serta urgensinya dalam konteks pendidikan kontemporer. Melalui kajian ini, pembelajaran dipahami tidak sekadar sebagai proses transfer pengetahuan, melainkan sebagai upaya sadar untuk mendorong perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak peserta didik secara mendalam dan berkelanjutan.
Selanjutnya, buku ini menguraikan landasan filosofis, teoretis, dan psikologis pembelajaran transformasional dengan menekankan perspektif humanistik dan konstruktivistik, serta pemikiran tokoh-tokoh kunci seperti Mezirow dan Freire. Dimensi psikologis, termasuk peran emosi, refleksi diri, motivasi intrinsik, serta dinamika kognitif dan afektif peserta didik, dibahas untuk menunjukkan bahwa transformasi belajar merupakan proses internal yang kompleks. Selain itu, konteks sosial dan budaya juga dikaji sebagai faktor penting yang memengaruhi perubahan pola belajar, pembentukan kesadaran kritis, serta peran pendidikan sebagai agen transformasi sosial yang menjunjung keadilan, kesetaraan, dan inklusi.
Pada bagian akhir, buku ini menyoroti peran strategis guru sebagai fasilitator transformasi, peserta didik sebagai subjek pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi di era digital dalam mendukung pembelajaran transformasional. Konsep pembelajaran kolaboratif, komunitas belajar, serta evaluasi dan asesmen transformasional dibahas sebagai inovasi yang mendorong pembelajaran bermakna dan reflektif. Secara keseluruhan, buku ini diharapkan menjadi rujukan teoretis dan praktis bagi pendidik, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran yang humanis, kritis, dan transformatif.