Rp88.000
Penulis:
Suhendi Irawan, S.Tr.Log, MSc, dkk
Jumlah Halaman
xii + 330.
Ukuran Buku
15,5 x 23
Buku “Manajemen Pengadaan dan Pembelian: Konsep, Strategi, dan Praktik” hadir sebagai jawaban atas pergeseran peran fungsi pengadaan dan pembelian, dari sekadar aktivitas administratif-transaksional menjadi salah satu fungsi strategis yang menentukan daya saing organisasi. Mengingat biaya pembelian dapat mencapai lebih dari separuh total biaya produksi pada banyak perusahaan manufaktur, penguasaan kompetensi di bidang ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa, dosen, maupun praktisi di berbagai sektor industri.
Disusun dalam enam belas bab yang mengalir secara sistematis, buku ini membawa pembaca dari fondasi konseptual hingga penerapan nyata di industri. Tiga bab pertama membangun dasar pemahaman, mulai dari latar belakang dan konsep inti manajemen pengadaan termasuk prinsip Seven Rights of Procurement hingga posisi strategis fungsi pembelian dalam rantai pasok. Bab empat hingga tujuh kemudian mengupas proses operasional inti, yaitu siklus pengadaan (procurement cycle), perencanaan kebutuhan dan anggaran, spesifikasi teknis dan standar mutu, serta identifikasi, evaluasi, dan seleksi pemasok yang turut membahas metode AHP dan TOPSIS. Pembahasan berlanjut ke bab delapan hingga sebelas yang menyoroti keterampilan dan strategi tingkat lanjut, mencakup negosiasi, sistem tender dan e-procurement, manajemen kontrak, hingga Supplier Relationship Management (SRM) dan strategi sourcing melalui Matriks Kraljic.
Memasuki bab dua belas hingga empat belas, buku ini mengangkat dimensi risiko, keberlanjutan, dan transformasi digital dalam pengadaan, meliputi manajemen risiko pengadaan, pengadaan berkelanjutan dan etika termasuk ESG dan pencegahan fraud serta digitalisasi procurement. Buku ini kemudian ditutup dengan bab lima belas yang membahas evaluasi dan pengukuran kinerja pembelian, dan bab enam belas yang menghadirkan lima studi kasus nyata dari industri global, mulai dari Unilever, krisis semikonduktor pada industri otomotif, rantai pasok kopi berkelanjutan, sistem e-procurement pemerintah Indonesia melalui LKPP, hingga penerapan digital procurement di sektor logistik dan e-commerce, yang bersama-sama mendorong pembaca mengintegrasikan seluruh konsep yang telah dipelajari ke dalam analisis berbasis bukti.
Setiap bab secara konsisten dilengkapi dengan capaian pembelajaran, kotak Definisi Kunci dan Contoh Penerapan di Industri, rangkuman, serta latihan, evaluasi, dan tugas praktik, sehingga buku ini cocok digunakan baik sebagai bahan ajar terstruktur di perguruan tinggi pada program studi manajemen, teknik industri, agribisnis, dan bidang terkait, maupun sebagai rujukan mandiri bagi praktisi pengadaan yang ingin memperdalam wawasan konseptual sekaligus penerapan praktisnya.









