Rp88.400
Penulis:
Sri Rahayu Pudjiastuti, dkk
Jumlah Halaman
vi + 334.
Ukuran Buku
15,5 x 23
Demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pemilihan umum, lembaga politik, dan mekanisme pengambilan keputusan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Indonesia sebagai negara yang memiliki keragaman budaya, tradisi, dan komunitas lokal memiliki kekayaan kearifan lokal yang dapat menjadi sumber penting dalam memperkuat kehidupan demokratis. Nilai kebersamaan, musyawarah, gotong royong, toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, serta kepedulian terhadap kepentingan bersama merupakan bagian dari praktik sosial yang telah berkembang jauh sebelum demokrasi modern diperkenalkan.
Buku Demokrasi Berbasis Kearifan Lokal: Nilai, Praktik, dan Tantangan dalam Kehidupan Berbangsa membahas keterkaitan antara demokrasi dan kearifan lokal dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia. Pembahasan diawali dengan pemahaman mengenai konsep demokrasi, karakteristik masyarakat Indonesia, serta posisi kearifan lokal sebagai sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Selanjutnya, buku ini menguraikan berbagai bentuk praktik demokrasi yang tumbuh dalam komunitas lokal, termasuk tradisi musyawarah, gotong royong, kepemimpinan masyarakat, penyelesaian konflik, dan pengambilan keputusan secara kolektif.
Selain membahas nilai dan praktik, buku ini juga memberikan perhatian terhadap tantangan demokrasi berbasis kearifan lokal di tengah perubahan sosial, perkembangan teknologi, globalisasi, dan dinamika politik. Pergeseran nilai sosial, individualisme, polarisasi masyarakat, serta semakin kuatnya pengaruh ruang digital menjadi tantangan yang perlu dipahami agar kearifan lokal tidak sekadar menjadi warisan budaya, tetapi tetap memiliki relevansi dalam kehidupan demokrasi masa kini.
Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi pemerintahan, pegiat masyarakat, serta pembaca umum yang ingin memahami demokrasi dari perspektif yang lebih kontekstual. Dengan menghubungkan prinsip-prinsip demokrasi dengan nilai dan pengalaman masyarakat lokal, buku ini menawarkan pemahaman bahwa penguatan demokrasi Indonesia dapat dibangun tidak hanya melalui institusi formal, tetapi juga melalui nilai-nilai sosial dan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.









