SINTESIS GEN Z: SOLUSI INOVATIF DAN ETIKA ISLAM MENJAWAB DISRUPSI OTOMATISASI

Rp67.900

Tim Penulis:
Muhammad Hazaril Pramana, Keisha Mutiara Qalbia, Raisa Agnia Rahma, Muhammad Haekal Robbani, Tsaqiva Zahrotulfirdausy, Thalita Nabila, Tatia Ariani, Zahra Nur Hidayah, Rizqi Fadilah Yusuf, Charisya Zahra Dwi Anggaraini, Fitri Zhia Dinnul Haqiqi, Haura Hanan Suhailah, Haya Aqilah Hafidzah, Fauza Rahma Ramadhani, Revaniza Nurramadhani, Nayla Zahra Nirwana

Jumlah Halaman
x + 119.

Ukuran Buku
14,8 x 21

Buku ini membahas peran generasi muda dalam menghadapi perubahan besar akibat perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan otomatisasi. Transformasi tersebut menghadirkan berbagai peluang untuk menciptakan inovasi, meningkatkan produktivitas, serta membuka ruang kreativitas di berbagai bidang. Namun, di balik kemajuan tersebut, Generasi Z juga dihadapkan pada tantangan berupa perubahan kebutuhan keterampilan, persaingan dunia kerja, dan persoalan etika dalam penggunaan teknologi.
Buku ini mengintegrasikan pendekatan inovatif dengan nilai-nilai etika Islam sebagai landasan dalam menghadapi disrupsi otomatisasi. Pembahasan mencakup penguatan literasi digital, pengembangan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, kewirausahaan, serta pemanfaatan kecerdasan buatan secara bijaksana dan bertanggung jawab. Nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, amanah, keadilan, tanggung jawab, dan kemaslahatan, menjadi pedoman penting agar perkembangan teknologi tetap selaras dengan nilai kemanusiaan dan prinsip moral. Dengan demikian, Generasi Z tidak hanya dituntut untuk menguasai teknologi, tetapi juga mampu mempertimbangkan dampak sosial dan etis dari setiap inovasi yang dihasilkan.
Melalui pembahasan yang relevan dengan dinamika zaman, buku ini menjadi referensi bagi mahasiswa, pendidik, praktisi, dan masyarakat umum dalam memahami pentingnya keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai spiritual. Sintesis antara inovasi dan etika Islam diharapkan dapat membentuk generasi muda yang adaptif, kreatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Pada akhirnya, buku ini mengajak Generasi Z untuk menjadikan disrupsi otomatisasi sebagai peluang dalam membangun masa depan yang produktif dan berkelanjutan, tanpa kehilangan arah moral dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.