Description
Penulis: Usep Suherman
viii + 166.
15,5 x 23
Kinerja merupakan kondisi yang tidak tetap yang dapat diperkuat atau diperlemah oleh pasang surutnya cara pandang dan pengaruh nilai-nilai yang dianut seseorang. Kinerja guru di madrasah aliyah, secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan persepsinya terhadap kepemimpinan kepala madrasah. Kepala madrasah memiliki peranan stategis dalam mencapai tujuan institusional. Selain itu secara organisasi kepala madrasah bertanggung jawab menciptakan iklim organisasi yang menunjang kinerja para guru dilingkungannya. Penciptaan iklim organisasi tersebut dapat menumbuhkan motivasi kerja guru dan loyalitas, meskipun mereka punya konsep diri yang beragam. Tinggi rendahnya kinerja dipengaruhi oleh berbagai variabel internal dan eksternal seperti kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, komunikasi interpersonal,pada motivasi dan kinerja para guru di madrasah aliayah,hal inilah yang menjadi alasan mengapa penulis melakukan analisa dan penelaahan ini. Hasil penelaahan menunjukan bahwa Kepemimpinan kepala madrasah,supervisi klinis dan komunikasi interpersonal berpengaruh secara langsung terhadap kinerja dengan nilai signifikansi < α atau (0,000 < 0,05) dan secara simultan komunikasi interpersonal, motivasi kerja dan supervise klinis memiliki kontribusi sebesar 54,3% dalam menjelaskan perubahan yang terjadi pada variabel kinerja dengan pengaruh langsung sebesar 0,01% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar model dalam analisa dan penelaahan ini.










