MENGULIK GELIAT BUDAYA DAN POLITIK

Rp63.600

Description

Penulis: Aslamuddin Lasawedy

viii + 78.

15,5 x 23

Dalam politik kontemporer, budaya tidak bisa dipisahkan dari strategi komunikasi dan propaganda. Budaya menjadi bagian integral dari dinamika politik global. Sastra, musik, dan budaya pada umumnya bukan lagi sekadar hiburan, tetapi juga menjadi kekuatan yang mampu membentuk opini publik, memobilisasi massa, bahkan mampu mengguncang kekuasaan.
Budaya tidak hanya berfungsi sebagai refleksi sosial, tapi juga menjadi alat komunikasi, propaganda, dan perlawanan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan.
Integrasi antara budaya dan politik, terutama melalui pemanfaatan budaya pop, telah mengubah lanskap politik Indonesia. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan partisipasi politik, tetapi juga menciptakan dinamika baru dalam komunikasi politik yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Pada Pilkada Serentak 2024, pengaruh budaya pop sangat dominan, yang mengubah cara pandang dan cara berinteraksi masyarakat dalam proses politik. Budaya pop, yang awalnya hanya sebagai simbol hiburan, kini telah menjadi alat efektif dan menjadi bagian integral dalam strategi politik modern.