PERMAINAN LATO – LATO BAGI ANAK USIA DINI

Rp35.500

Description

Tim Penulis: Dr. Nenden Ineu Herawati,MPd, dkk

x + 55.

14,8 x 21

Penyebaran pandemi Covid 19 terjadi awal tahun 2020 berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat dan produk kebijakan publik, ancaman biologis serangan terhadap keselamatan orang yang paling utama dari sektor kesehatan kampanye sosial distancing diterapkan di semua sektor sebagai konsekuensi strategis dari regulasi pemerintah di awal tahun 2020, tentang Program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Penegakan kebijakan yang ditetapkan memiliki efek positif, terutama dalam mencegah penyebaran virus.
Sedangkan dari efek negatif bagi Anak Usia Dini karena pembelajaran dilakukan di rumah secara daring dengan menggunakan gawai (gadget) kecenderungan ketergantungan tidak hanya digunakan untuk belajar, tetapi bermain pun dengan menggunakan permainan yang ada pada gadget atau gawai yang menyebabkan Anak Usia Dini ketergantungan pada permainan yang ada pada gawai. Yang akhirnya mengalami hambatan pada aspek perkembangan emosi dan sosialnya, anak menjadi sering marah, ngamuk atau tantrum, menjadi keterampilan sosial rendah. Sedangkan Anak Usia Dini sangat penting memiliki kemampuan keterampilan sosial, untuk berinteraksi termasuk tanggungjawab tentang diri sendiri dan orang lain, kemampuan bermain dengan teman sebaya, memahami emosi, berbagi dan menghormati hak dan pendapat orang lain. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut pada Anak Usia Dini di antaranya melalui bermain dengan permainan lato-lato, sebagaimana hasil penelitian di PAUD / Sekolah Taman Kanak-Kanak UPI Kampus Cibiru, di antaranya ada anak-anak yang mengalami ketergantungan dengan gawai dapat diatasi melalui permainan lato-lato. Keberhasilannya dipertunjukkan pada aspek-aspek perkembangan Anak Usia Dini seperti dapat meningkatnya keterampilan motorik kasar dan motorik halus, meningkatnya konsentrasi dan kepercayaan diri.