PROBLEMATIKA PEMBINAAN WARGA BINAAN PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN

Rp64.300

Description

Tim Penulis: Jody Imam Rafsanjani, dkk

vi + 93.

14,8 x 21

Naskah ini mengkaji secara komprehensif dinamika sistem peradilan pidana di Indonesia, dengan fokus utama pada lembaga pemasyarakatan sebagai ujung dari proses hukum pidana. Dimulai dari penjabaran peran tiap komponen dalam sistem peradilan pidana (kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan lembaga pemasyarakatan), penulis menguraikan landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis dari tujuan pemidanaan. Ditekankan pula transformasi dari sistem kepenjaraan yang represif menjadi sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada rehabilitasi dan reintegrasi sosial.
Secara khusus, pembahasan diarahkan pada pembinaan warga binaan, termasuk anak pidana, melalui pendekatan kepribadian, kemandirian, keterampilan, sosial, dan keagamaan. Penulis mengangkat berbagai tantangan implementasi pembinaan, mulai dari overkapasitas lapas, kurangnya sumber daya manusia, minimnya sarana dan prasarana, hingga terbatasnya anggaran. Dalam konteks revitalisasi sistem pemasyarakatan, dijelaskan pula klasifikasi lapas (super maximum, maximum, medium, minimum security) serta pembinaan khusus terhadap pelaku tindak pidana berat seperti terorisme dan narkotika.
Akhirnya, naskah ini menekankan perlunya strategi komprehensif dan pendekatan yang manusiawi guna mengoptimalkan pembinaan, mengurangi residivisme, serta memastikan bahwa warga binaan dapat kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.