BUKU PERANCANGAN, PENGUKURAN & IMPLEMENTASI INDEX OF EMPLOYEE ENGAGEMENT KERANGKA DASAR, POLA PIKIR & PERILAKU KARYAWAN DALAM MEMBANGUN DAYA SAING DAN KEBERLANJUTAN USAHA ORGANISASI MANUFAKTUR

Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif yang mengedukasi para pembaca mengenai pentingnya pengukuran dan implementasi Index of Employee Engagement (IEE) dalam konteks organisasi manufaktur. Ditujukan terutama kepada mahasiswa tingkat akhir yang tengah menyusun skripsi, tesis, atau disertasi, serta pejabat HRD di perusahaan, buku ini memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana memantau dan meningkatkan peran serta partisipasi karyawan untuk mencapai keberlanjutan usaha.

Pentingnya Pengukuran IEE

Pengukuran IEE merupakan langkah strategis yang harus dilakukan secara reguler. Dalam buku ini dijelaskan bahwa penting bagi perusahaan untuk mengganti karyawan yang memiliki kualitas rendah, memberikan penyegaran bagi mereka yang kualitasnya naik turun, serta menjaga karyawan berkualitas tinggi. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada produktivitas tetapi juga pada daya saing perusahaan di pasar yang semakin ketat.

Evolusi IEE dalam Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia

IEE bukanlah konsep baru; telah diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar dan negara-negara maju selama bertahun-tahun. Mereka sering kali mengeluarkan dana besar untuk menyewa konsultan ternama. Namun, buku ini menyoroti bahwa dengan perkembangan teknologi, pengukuran IEE kini dapat dilakukan secara lebih efisien melalui sistem online dan self-assessment dengan biaya yang hampir tidak ada. Slogan yang diusung adalah “mudah, murah, dan cepat”, yang mencerminkan kemudahan aksesibilitas metode ini.

Rekomendasi untuk Perusahaan di Kabupaten Tangerang dan Jabodetabek

Penulis buku merekomendasikan agar perusahaan-perusahaan di Kabupaten Tangerang dan wilayah Jabodetabek melakukan pengukuran IEE secara reguler setiap tahun. Dengan melakukan survei yang terstruktur, perusahaan dapat mendapatkan data yang akurat mengenai tingkat keterlibatan karyawan. Hal ini memungkinkan organisasi untuk mengambil keputusan yang lebih baik dalam hal pengembangan sumber daya manusianya.

Kolaborasi dengan Universitas

Untuk menjaga profesionalitas dan netralitas dalam pengukuran IEE, penulis menyarankan agar perusahaan bekerja sama dengan Kampus Universitas Tangerang Raya, khususnya Fakultas FEBIS dan Program Studi Manajemen. Kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan perusahaan tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam proyek nyata, memperkaya pengalaman belajar mereka.

Penta Helix: Konsep Kolaboratif yang Relevan

Buku ini juga membahas konsep kolaborasi Penta Helix yang melibatkan lima elemen utama: Pemerintah Daerah, Akademisi, Dunia Usaha, Masyarakat, dan Media. Konsep ini sangat relevan dalam konteks pengukuran IEE, di mana setiap pihak memiliki peranan penting dalam menyediakan dukungan dan perspektif yang berbeda untuk mencapai tujuan bersama.

Kampus Merdeka dan Magang

Buku ini juga dapat menjadi acuan materi untuk program Kampus Merdeka, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk magang dengan penugasan tertentu dari pihak perusahaan. Melalui program ini, mahasiswa dapat menerapkan teori yang dipelajari di kelas ke dalam praktik nyata, serta memberi kontribusi langsung terhadap pengukuran dan implementasi IEE di perusahaan.

SHARE THIS :