Description
Penulis: Adi Tonggiroh
viii + 261.
15,5 x 23
Biogeokimia dan geobotani menunjukkan bahwa bumi tidak hanya merekam proses geologi melalui batuan dan mineral, tetapi juga melalui vegetasi yang tumbuh di atasnya. Pola distribusi unsur dalam tumbuhan dapat merefleksikan kondisi geokimia bawah permukaan, sehingga pendekatan ini menempati posisi unik di antara ilmu kebumian dan ilmu hayati dalam eksplorasi mineral. Metode biogeokimia–geobotani telah banyak digunakan untuk mengidentifikasi endapan mineral yang tertutupi vegetasi atau lapisan sedimen, dengan keunggulan sebagai pendekatan eksplorasi yang relatif ramah lingkungan (green exploration) karena sampling umumnya terbatas pada bagian tumbuhan.
Buku ini membahas konsep dan siklus biogeokimia unsur dalam sistem tanah–tumbuhan, mulai dari pelepasan unsur dari batuan induk, mobilisasi unsur utama, unsur jejak, dan unsur tanah jarang di dalam tanah, penyerapan oleh akar tanaman, distribusi dalam jaringan tumbuhan, hingga pengembaliannya ke lingkungan melalui dekomposisi biomassa. Dengan pendekatan interdisipliner, buku ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran biogeokimia geobotani sebagai metode eksplorasi yang efektif, adaptif terhadap lingkungan tropis, dan relevan bagi pengelolaan sumber daya mineral yang bertanggung jawab.










