Rp70.300
Penulis:
Al’Qatiri & Vonny Aronggear
Jumlah Halaman
xviii + 135.
Ukuran Buku
14 x 20
Jauh sebelum Iwan Fals menyanyikan lagu-lagu bernuansa kritik sosial dan kemanusiaan pada penguasa Orde Baru, grup band legendaris dari timur jauh Papua, Black Brothers, telah melakukannya terlebih dahulu. Black Brothers begitu piawai menyembunyikan aroma kritik di balik syair lagu-lagunya, diantara nada-nada yang harmonis penuh maksud terselubung dengan indah tanpa mengutarakannya secara langsung. Ibarat teka-teki yang tercipta di atas meja bilyard bolanya di sodok ke kiri masuknya ke kanan. Begitulah kesakralan sebuah karya seni yang terkadang memborgol kagum dalam dijiwa.
Inilah buku kedua yang menguak referensi tentang jejak-jejak kebesaran Black Brothers salah satu grup band dari timur Nusantara yang paling masyhur sepanjang sejarah dalam mewarnai blantika musik Indonesia. Sekalipun jejak mereka kini terlupakan dalam segudang kepentingan bersama misteri kebodohan tiada terungkap di atas tanah lahirnya Papua dengan kejujuran diantara kealpaan cinta.









