BUDAYA MADARA SEBAGAI LANDASAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN TRADISIONAL MASYARAKAT SUKU BUNAK (Studi Etnografi di Desa Oeleu- Bobonaro, Timor-Leste )

Rp81.100

Penulis:
Duarte Bragança
Fransiskus Bustan
Ajis Salim Adang Djaha
Nursalam

Jumlah Halaman
viii + 253.

Ukuran Buku
15,5 x 23

Buku ini mengkaji secara mendalam keberadaan budaya Madara sebagai bagian penting dalam kehidupan sosial dan tata kelola pemerintahan tradisional masyarakat Suku Bunak di Desa Oeleu, Bobonaro, Timor-Leste. Melalui pendekatan etnografi, buku ini menggambarkan bagaimana nilai-nilai budaya, adat istiadat, struktur sosial, serta hubungan antarkelompok masyarakat membentuk sistem pemerintahan tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pembahasan dalam buku ini tidak hanya melihat Madara sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai landasan dalam mengatur kehidupan bersama, menyelesaikan persoalan sosial, menjaga keseimbangan hubungan masyarakat, serta mempertahankan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal. Praktik-praktik tradisional yang berkembang di tengah masyarakat Suku Bunak menunjukkan adanya mekanisme pengambilan keputusan, pembagian peran, kepemimpinan, dan penyelesaian konflik yang memiliki keterkaitan erat dengan identitas budaya masyarakat.
Melalui kajian etnografis di Desa Oeleu, buku ini memberikan gambaran mengenai dinamika pemerintahan tradisional sekaligus pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah perubahan sosial. Buku ini dapat menjadi referensi bagi pembaca yang ingin memahami hubungan antara budaya, adat, kepemimpinan, dan tata kelola masyarakat tradisional, khususnya dalam konteks kehidupan Suku Bunak di Timor-Leste.