BUKU AJAR TEORI DAN MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Rp68.000

Category

Description

Penulis: Avelinus Lefaan

viii + 122.

15,5 x 23

Paradigma pembangunan nasional mengalami perubahan ke arah demokratisasi dan desentralisasi yang berdampak pada tumbuhnya kesadaran tentang perlunya peran serta masyarakat dalam keseluruhan proses dan program pembangunan. Pada hakikatnya pembangunan nasional merupakan upaya untuk mencapai peningkatan kesejahteraan hidup bagi setiap individu maupun masyarakat luas, oleh sebab itu diperlukan peran serta atau keterlibatan masyarakat secara aktif.
Namun demikian, pentingnya pemberdayaan masyarakat belum sepenuhnya dihayati dan dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan (stakeholders) pembangunan, baik dari kalangan pemerintah, swasta, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), dan masyarakat. Bahkan di kalangan masyarakat sendiri kerap muncul keraguan menghadapi praktik partisipasi dalam melaksanakan setiap tahapan pembangunan di lingkungannya. Di sisi lain, hampir semua program pemerintah mensyaratkan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaannya, dimana masyarakat ditempatkan pada posisi strategis yang menentukan keberhasilan program pembangunan.
Dalam prosesnya, pemberdayaan masyarakat membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang berbagai aspek seperti proses, tujuan, tahapan, ciri, dan prinsip-prinsip yang menjadi panduannya. Proses pemberdayaan dirancang untuk memberikan ruang partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan program. Hal ini sejalan dengan tujuan pemberdayaan yang mengarah pada peningkatan kapasitas individu maupun kelompok untuk mencapai kemandirian, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun budaya.