BUMI, MASYARAKAT DAN RUANG SOSIAL Geologi, Kerentanan, Sumber Daya, dan Transformasi Masyarakat di Papua

Rp72.600

Penulis:
Prof. Dr. Drs. Avelinus Lefaan, B.A., M.S.
Marcelino Yonas, S.T., M.Eng.
Yuni Puspitasari, S.Sos., M.Si.

Jumlah Halaman
xii + 164.

Ukuran Buku
15,5 x 23

Buku Bumi, Masyarakat dan Ruang Sosial menghadirkan sebuah perspektif baru dalam memahami relasi dinamika bumi, kerentanan masyarakat, dan perubahan sosial dalam masyarakat Papua.

SeBagai komponen penting dalam upaya penanggulangan bencana, maka konsep ini menegaskan bahwa potensi bencana juga dipengaruhi oleh tingkat keterpaparan, kerentanan, ketahanan serta kapasitas masyarakat dan kelembagaan

(Robert Awi, Kepala Pelaksana BPBD Prov.Papua)

“Papua bukan sekadar wilayah yang dianugerahi kekayaan geologi dan sumber daya mineral, melainkan juga ruang kehidupan yang menyimpan nilai sosial, budaya, dan kearifan masyarakat yang harus dihormati.

Buku ini menghadirkan perspektif penting yang mempertemukan ilmu kebumian dengan dinamika sosial, sekaligus mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya alam tidak cukup diukur dari nilai ekonominya, tetapi juga dari manfaatnya bagi masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan antargenerasi.

Saya mengapresiasi gagasan geososial yang diangkat dalam buku ini sebagai kontribusi pemikiran bagi pembangunan Papua yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan. Sebab, kekayaan bumi sejatinya harus menjadi sumber kesejahteraan rakyat, bukan sekadar sumber komoditas.”

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Republik Indonesia

“Papua adalah tanah yang kaya akan sumber daya alam, keragaman budaya, dan sejarah kehidupan masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bentang alamnya. Buku Bumi, Masyarakat dan Perubahan Sosial menghadirkan perspektif geososial yang sangat relevan dalam memahami hubungan antara dinamika bumi, kehidupan masyarakat, dan arah pembangunan Papua.

Bagi Kota Jayapura, pemahaman ini menjadi penting dalam mewujudkan pembangunan yang tangguh terhadap bencana, menghormati kearifan lokal, serta menjaga keseimbangan antara kemajuan kota dan kelestarian lingkungan.

Saya mengapresiasi kehadiran buku ini sebagai sumbangan pemikiran ilmiah yang bernilai bagi pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Sebab, pembangunan sejati bukan hanya tentang mengubah wajah suatu wilayah, melainkan juga menjaga ruang kehidupan dan mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.”

WALI KOTA JAYAPURA
Pemerintah Kota Jayapura