Description
Tim penulis: Rani Dewi Yulyani, dkk
viii + 84.
15,5 x 23
Di era digital yang serba terhubung, media sosial tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga medan pertukaran nilai dan keyakinan. Buku ini mengungkap peran media sosial sebagai wadah untuk memperkuat religiusitas sekaligus tantangan dalam membangun moderasi beragama di kalangan Generasi Z. Dengan pendekatan yang relevan dan berbasis data, pembaca diajak memahami bagaimana arus informasi digital memengaruhi pola pikir generasi muda dalam menyeimbangkan keyakinan dengan toleransi.
Religiusitas di era digital menjadi fenomena yang kompleks. Buku ini menyoroti bagaimana teknologi memengaruhi ekspresi keimanan, baik secara positif maupun negatif. Dari ancaman ekstremisme hingga peluang untuk menyebarkan nilai perdamaian, pembahasan ini menampilkan kisah nyata dan analisis mendalam yang memotret realitas digital masa kini. Generasi Z, sebagai penggerak utama perubahan, menjadi fokus kajian untuk melihat bagaimana mereka menginterpretasikan moderasi di tengah keragaman.
Melalui strategi-strategi kreatif dan inovatif, buku ini menawarkan panduan praktis untuk mendorong toleransi dan harmoni dalam masyarakat multikultural. “Di tangan generasi yang memahami moderasi, dunia digital bukan lagi ancaman, tetapi jembatan menuju kebersamaan,” menjadi pesan inspiratif yang menyelimuti karya ini. Sebuah bacaan penting bagi siapa pun yang peduli pada masa depan keberagamaan di era digital.










