ETIKA PROFESI INFORMATIKA (Profesionalisme, Hukum Digital, Kecerdasan Buatan, dan Pengambilan Keputusan Etis di Era Transformasi Teknologi)

Rp79.700

Penulis:
Martinus Tekege

Jumlah Halaman
vi + 241.

Ukuran Buku
15,5 x 23

Buku ini disusun sebagai bahan pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika untuk memahami pentingnya etika, moral, dan profesionalisme dalam perkembangan teknologi digital. Buku ini hadir sebagai respons terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat, seperti kecerdasan buatan, big data, keamanan siber, dan transformasi digital, yang tidak hanya menghadirkan peluang tetapi juga berbagai persoalan etis. Pembahasan diawali dengan konsep dasar etika, moral, profesi, teori-teori etika, nilai-nilai universal, serta hubungan antara etika umum dan etika profesi sebagai landasan dalam membentuk profesional informatika yang bertanggung jawab.
Selanjutnya, buku ini membahas penerapan etika dalam berbagai bidang informatika, mulai dari tanggung jawab profesional, hak kekayaan intelektual, pengembangan perangkat lunak, keamanan siber, perlindungan data dan privasi, hingga etika kecerdasan buatan, internet, dan media sosial. Aspek profesionalisme dalam dunia kerja juga dikaji melalui hubungan dengan klien dan pengguna, kerja tim, penelitian dan publikasi, serta berbagai konteks pekerjaan seperti startup, open source, dan freelance. Selain itu, buku ini memberikan pemahaman mengenai regulasi dan hukum profesi IT, termasuk UU ITE, perlindungan data pribadi, hak cipta, serta berbagai isu global seperti cyber crime, fake news, deepfake, dan dilema etis dalam penggunaan AI.
Sebagai buku ajar, materi tidak hanya diarahkan pada pemahaman teori, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam menerapkan etika melalui studi kasus, analisis dilema, diskusi, role-play, serta metodologi pengambilan keputusan etis. Buku ini juga membahas implementasi etika dalam kehidupan mahasiswa, profesionalisme global, etika penelitian dan inovasi informatika, pendidikan etika, serta evaluasi dan pengembangan karakter. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa kompetensi seorang profesional informatika tidak cukup hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari integritas, tanggung jawab, kemampuan mempertimbangkan dampak sosial, serta kesadaran dalam mengambil keputusan yang etis. Dengan demikian, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam membentuk lulusan informatika yang kompeten, profesional, berintegritas, dan mampu mengembangkan teknologi yang tetap berorientasi pada kepentingan serta kemanusiaan.