Description
Penulis: Jonathan Octavianus
iv + 164.
14,8 x 21
Perjanjian Baru adalah bagian kedua dari Alkitab Kristen yang menjadi fondasi utama iman dan ajaran Kristen. Terdiri dari 27 kitab, Perjanjian Baru mengisahkan kehidupan, pelayanan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus, serta perkembangan gereja mula-mula dan ajaran para rasul. Kitab-kitab ini ditulis dalam rentang waktu sekitar 50–100 M oleh berbagai penulis, sebagian besar dari mereka adalah saksi langsung atau murid dari para saksi pelayanan Yesus.
Perjanjian Baru diawali dengan empat Injil: Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, yang masing-masing memberikan sudut pandang unik tentang kehidupan dan ajaran Yesus. Injil-Injil ini menegaskan bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama, yang datang untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa. Selanjutnya, Kisah Para Rasul mencatat penyebaran Injil dan pembentukan gereja-gereja awal di bawah kepemimpinan rasul-rasul, terutama Paulus.
Surat-surat (epistola) dalam Perjanjian Baru, yang sebagian besar ditulis oleh Paulus, memberikan ajaran teologis, nasihat praktis, dan penguatan iman kepada jemaat-jemaat Kristen di berbagai wilayah. Surat-surat ini mencakup aspek penting tentang keselamatan, kasih karunia, iman, dan kehidupan dalam Kristus. Perjanjian Baru diakhiri dengan kitab Wahyu, yang berisi penglihatan simbolik Yohanes mengenai akhir zaman dan kemenangan akhir Kristus atas kejahatan.










