JEJAK SEJARAH DAN IDENTITAS BUDAYA DALAM NAMA-NAMA WILAYAH KOLAKA TIMUR

Rp72.000

Penulis:
Dr. La Ode Topo Jers, M.Si
Ashmarita, S.Sos., M.Si
Alias, S.Pd., M.Hum
Sarman, S.Pd., M.Pd
Hasni Hasan, S.Pd., M.Si
Ahmat Keke, S.Sos., M.Sos
Salebaran, S.Hum., M.A
Edi Silferius, S.S
Vala Miramadhayani
Wa Ode Rizky Amalia Kahar

Jumlah Halaman
viii + 162.

Ukuran Buku
14,8 x 21

Nama-nama wilayah bukan sekadar penanda geografis dan administratif, tetapi juga menyimpan sejarah, bahasa, budaya, serta hubungan masyarakat dengan lingkungan. Di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, nama-nama tempat merekam perjalanan masyarakat Tolaki Mekongga dalam membangun kehidupan sosial dan mewariskan pengetahuan lokal. Namun, modernisasi dan perubahan sosial menjadi tantangan dalam menjaga pemahaman generasi muda terhadap asal-usul nama wilayah tersebut.
Buku ini mengajak pembaca mengenal kekayaan toponimi Kabupaten Kolaka Timur melalui penelusuran asal-usul dan makna nama 12 kecamatan, yaitu Aere, Dangia, Ladongi, Lalolae, Lambandia, Loea, Mowewe, Poli-Polia, Tinondo, Tirawuta, Uluiwoi, dan Ueesi. Pembahasan mencakup cerita masyarakat, tradisi lisan, sejarah lokal, unsur bahasa, kondisi geografis, serta nilai-nilai budaya yang melatarbelakangi terbentuknya nama setiap wilayah. Berbagai aspek tersebut menunjukkan bahwa penamaan tempat merupakan bagian dari pengalaman dan memori kolektif masyarakat.
Lebih dari sekadar dokumentasi nama wilayah, buku ini menjadi upaya pelestarian warisan sejarah dan identitas budaya masyarakat Kolaka Timur. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan bagi pemerintah daerah, kalangan pendidikan, pemerhati sejarah dan budaya, serta masyarakat luas dalam mengenali kearifan lokal. Melalui pemahaman terhadap cerita di balik nama-nama tempat, generasi sekarang dan mendatang diharapkan dapat menjaga serta mewariskan kekayaan budaya daerah.