KASUS PENYIMPANGAN NILAI-NILAI PANCASILA DI INDONESIA

Rp79.800

Category

Description

Tim Penulis: Bagus Puji Nugraha, dkk

vi + 66.

15,5 x 23

Indonesia dihadapkan dengan persoalan dan ancaman radikalisme, terorisme, dan separatisme yang kesemuanya bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945. Radikalisme merupakan ancaman terhadap ketahanan ideologi. Apabila ideologi negara sudah tidak kokoh maka akan berdampak terhadap ketahanan nasional. Radikalisme dapat diartikan sebagai sikap atau paham yang secara ekstrim, revolusioner dan militan untuk memperjuangkan perubahan dari arus utama yang dianut masyarakat. Radikalisme tidak harus muncul dalam wujud yang berbau kekerasan fisik. Ideologi pemikiran, kampanye yang masif dan demonstrasi sikap berlawanan dan ingin mengubah mainstream dapat digolongkan sebagai sikap radikal.
Radikalisme itu adalah suatu perubahan sosial dengan jalan kekerasan, meyakinkan dengan satu tujuan yang dianggap benar tapi dengan menggunakan cara yang salah. Fenomena meningkatnya tindakan radikalisme dikarenakan dangkalnya pemahaman terhadap Agama dan Pancasila. Oleh karena itu, dibutuhkan pengimplementasian terhadap nilai-nilai Pancasila dan pembentengan para pemuda dari radikalisme.
Nilai-nilai Pancasila dan UUD NRI 1945 yang harus tetap diimplementasikan itu adalah dan dibina secara terus menerus secara sinergis dan dinamis mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan dan nasional yang bermodalkan keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan pengembangan kekuatan nasional.