Description
Tim Penulis: Retna Kristiana, dkk
viii + 332.
14,8 x 21
Kesehatan Mental dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menyajikan panduan komprehensif dan sistematis mengenai integrasi kesejahteraan psikologis ke dalam kerangka kerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) modern. Buku ini berlandaskan pada premis bahwa lingkungan kerja yang aman dan produktif tidak dapat dicapai tanpa pengelolaan kesehatan mental yang proaktif dan terstruktur.
Dalam konteks industri yang semakin kompleks, buku ini mendefinisikan Kesehatan Mental sebagai pilar fundamental K3, mengupas tuntas Bahaya Psikososial dan dinamika lingkungan kerja yang memengaruhi *well-being* karyawan. Pembaca akan dibekali landasan teori melalui tinjauan mendalam terhadap Dasar Psikologi Kerja dan Organisasi, termasuk teori motivasi, stres, dan perilaku organisasi, yang menjadi kunci dalam memahami interaksi antara individu dan sistem kerja.
Secara lugas, buku ini mengidentifikasi dan menganalisis Faktor-Faktor Risiko Kesehatan Mental di Tempat Kerja, mulai dari stressor fisik, beban kerja, konflik peran, hingga manifestasi serius seperti Burnout Syndrome, Depresi, dan Gangguan Kecemasan (Bab 3 & 4). Penekanan diberikan pada bagaimana kondisi psikologis ini secara langsung memengaruhi keselamatan kerja, meningkatkan risiko kecelakaan, Gangguan Konsentrasi, tingginya tingkat turnover, dan penurunan produktivitas (Bab 5).
Kesehatan Mental dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menawarkan solusi implementatif. Dibahas secara rinci mengenai Strategi Pencegahan dan Promosi Kesehatan Mental di K3, termasuk kebijakan, edukasi, deteksi dini, hingga rehabilitasi. Buku ini memandu praktisi dalam menggunakan Alat Ukur dan Survei Psikologis untuk Penilaian dan Monitoring risiko (Bab 7), serta menyajikan teknik-teknik praktis untuk Manajemen Stres dan pelatihan Resiliensi (Bab 8).
Lebih lanjut, disajikan pula tinjauan kritis terhadap Hukum, Kebijakan, dan Etika Kesehatan Mental di K3, memastikan organisasi dapat mematuhi regulasi serta menangani kasus gangguan mental dengan menjunjung tinggi privasi dan etika. Puncak pembahasan berfokus pada Intervensi Organisasi, pengintegrasian Kesehatan Mental ke dalam Sistem Manajemen K3, pengembangan Employee Assistance Program (EAP), peran krusial kepemimpinan, hingga eksplorasi Teknologi dan Inovasi terkini, seperti AI dan telepsikologi, untuk menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan adaptif.
Buku ini adalah referensi esensial bagi profesional K3, Manajer Sumber Daya Manusia (HR), pimpinan perusahaan, psikolog industri, serta akademisi yang berkomitmen untuk mentransformasi K3 dari sekadar kepatuhan fisik menjadi investasi strategis dalam modal manusia yang sehat, tangguh, dan berkinerja tinggi.










