LIMBAH TERNAK DALAM MEMPERBAIKI KESUBURAN TANAH

Rp36.400

Description

Penulis: Elli Afrida, dkk

vi + 58.

15,5 x 23

Kualitas tanah merupakan kunci dari pengelolaan pertanian secara berkelanjutan, termasuk pula pengelolaan tanaman padi. Indikator kualitas tanah tercermin pada sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta proses dan karakteristik yang dapat diukur untuk memantau berbagai perubahan dalam tanah. Kualitas tanah menentukan produktivitas tanah, kualitas lingkungan, mutu atau keamanan pangan, dan kesehatan manusia/hewan yang saling berinteraksi satu sama lain.
Produktivitas tanah memengaruhi kemampuan tanah untuk dapat memberikan hasil tanaman dengan baik. Tanah yang produktif adalah tanah yang relatif subur dan berkualitas. Salah satu indikator kualitas tanah adalah ketersediaan bahan organik dalam tanah yang berperan penting untuk mempertahankan produktivitas tanaman tanpa mengganggu lingkungan. Proses-proses dalam tanah dipengaruhi oleh kandungan bahan organik, antara lain daur dan ketersediaan hara, kapasitas menahan air, struktur tanah, dan retensi terhadap pestisida dan logam berat.
Penanganan limbah dengan pembuatan pupuk organik diperlukan bukan saja karena tuntutan akan lingkungan yang nyaman tetapi juga karena pengembangan peternakan mutlak memperhatikan kualitas lingkungan, sehingga keberadaannya tidak menjadi masalah bagi masyarakat di sekitarnya. Pemanfaatan limbah ternak dengan melakukan pembuatan pupuk organik merupakan bentuk upaya pemanfaata energi yang sangat menguntungkan bagi kehidupan. Selain dengan keuntungan ekonomis namun juga untuk mengurangi pencemaran di lingkungan. Pemanfaatan kotoran ternak dapat dilakukan dengan cara fermentasi dimana hal tersebut akan menguntungkan bagi kegiatan budidaya pertanian.