Description
Tim Penulis: Andrie Riomalen Yordan Rissi, dkk
viii + 237.
15,5 x 23
Berbagai aspek penting dalam penerapan teknologi digital diharapkan meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini semakin nyata dengan adanya transformasi peran guru di era digital. Untuk itu, literasi digital dan integrasi teknologi dalam pembelajaran sangat menentukan mutu pendidikan yang berlangsung. Teknologi digital telah mengubah cara kita berkomunikasi, bekerja, dan belajar, serta dampaknya pada pendidikan. Untuk itu, strategi pengembangan kompetensi guru di era digital serius menjadi perhatian. Teknologi diperlukan untuk menguatkan kompetensi guru, khususnya untuk pengembangan kompetensi profesional dan mendukung kompetensi lainnya.
Tidak dapat dipungkiri, beban kerja yang berlebihan dapat memengaruhi produktivitas dan kualitas pengajaran guru, sehingga pentingnya pembagian tugas yang adil dan pengelolaan beban kerja yang efektif, serta pentingnya struktur yang berfungsi untuk kelancaran operasional dan pencapaian tujuan.
Dukungan ketersediaan sarana dan prasarana, sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung proses pembelajaran. Keterbatasan tenaga profesional seperti tersedianya pustakawan yang memiliki kompetensi sangat diperlukan.
Manajemen yang baik menciptakan lingkungan belajar kondusif dan mendukung proses belajar mengajar, sementara literasi meningkatkan kualitas pengajaran dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Konsep, proses, dan penerapan motivasi dalam organisasi mempengaruhi kinerja individu dan organisasi, dengan teori motivasi yang menjelaskan faktor-faktor yang mendorong individu mencapai tujuan.
Komunikasi sangat diperlukan antara pribadi baik dalam organisasi formal maupun nonformal. Komunikasi menjadi jembatan untuk mengemukakan berbagai pandangan dan meminimalkan konflik. Peningkatan keterampilan komunikasi dan mekanisme komunikasi efektif diharapkan dapat meningkatkan komunikasi dan mendukung pencapaian tujuan organisasi. Untuk itu, pengembangan sumber daya manusia dan penggunaan teknologi, menjadi variabel yang dapat menentukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di sektor pendidikan formal maupun non formal.










