Description
Penulis: Dr. Sutangsa, S.Pd., MAP.
x + 173.
15,5 x 23
Di tengah derasnya arus teknologi, budaya instan, dan dunia digital yang bergerak sangat cepat, manusia modern menghadapi dilema baru: kemajuan melesat, namun kegelisahan batin semakin nyata. Banyak Muslim merasakan fluktuasi religiusitas kadang kuat, kadang rapuh seiring tekanan post-truth, pengaruh media sosial, hedonisme, hingga komodifikasi spiritual.
Buku Membangun Iman di Era Modern (Perspektif Islam) hadir untuk menjawab kegelisahan tersebut melalui pendekatan multidisipliner yang kokoh, mendalam, dan relevan dengan konteks kontemporer. Monograf ini memadukan kajian teologis, psikologi Islam, tasawuf, dan sosiologi agama untuk menguraikan makna iman menurut Al-Qur’an dan hadis, dinamika hati dan jiwa, serta tantangan modern yang memengaruhi kualitas spiritual umat Islam.
Pembaca diajak menelusuri bagaimana iman bekerja dalam diri manusia, bagaimana ia melemah, dan bagaimana ia dapat diperkuat melalui ilmu, ibadah, akhlak, serta kebiasaan rohani yang konsisten. Dengan perspektif psikologis, buku ini menekankan pentingnya resiliensi iman, self-awareness, dan habitus spiritual sebagai fondasi stabilitas batin di era modern.
Selain itu, buku ini menawarkan strategi praktis menghadapi dunia digital: etika bermedia sosial, literasi tabayyun, manajemen jejak digital, hingga pemanfaatan teknologi sebagai sarana ibadah dan dakwah. Perspektif pendidikan dan sosiologis menekankan peran keluarga, masjid, komunitas Muslim, serta praktik terbaik dari berbagai negara sebagai model pembinaan iman yang adaptif.
Pada akhirnya, buku ini bukan sekadar panduan teori, tetapi juga refleksi praktis untuk membangun iman yang tangguh, akhlak yang matang, dan spiritualitas yang cerdas. Dengan bahasa yang mengalir, argumentasi yang seimbang, dan contoh aplikatif, pembaca diajak menata kembali hubungan dengan Allah, menjadikan iman bukan hanya keyakinan, tetapi energi moral dan cahaya hidup dalam menghadapi tantangan zaman.










