MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DAN PENGGUNAAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGRAAN

Rp62.200

Category

Description

Tim Penulis: Evi Susilawati

vi + 68.

15,5 x 23

Model pembelajaran blended learning dalam penelitian ini adalah suatu model pembelajaran yang mengombinasikan antara pembelajaran tatap- muka dengan pembelajaran online. Permasalahan utama dalam mendesain pembelajaran blended learning ini adalah kita harus menentukan kompetensi/materi mana yang sesuai dilaksanakan melalui pembelajaran tatap-muka, dan kompetensi/materi mana yang sesuai untuk dilaksanakan melalui online learning, sehingga kita harus dapat mengetahui karakteristik kompetensi/materi yang akan dikaji.
Sementara itu yang dimaksud dengan model pembelajaran yang berbasis pendekatan konstruktivistik adalah suatu model pembelajaran yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk secara aktif mendapatkan pengalaman konkrit, bermakna, dan kontekstual dengan cara mencari bentuk, mengajukan pertanyaan, dan mengonstruksi model, konsep, dan strategi yang mereka miliki.
Maka dari itu, model pembelajaran blended learning berbasis pendekatan konstruktivistik adalah suatu model pembelajaran yang dilaksanakan secara kombinasi antara tatap-muka dan online yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi/materi yang harus dikuasai mahasiswanya, dan dikondisikan agar pembelajaran menuntut mahasiswa secara aktif mencari, mengonstruksi, dan menyebarkan pengetahuan yang diperolehnya. Dengan demikian peran yang harus diemban mahasiswa dalam konteks ini adalah mahasiswa sebagai producer, publisher, audience, dan peer reviewer pengetahuan yang dipelajarinya.