Description
Penulis: Agus Susanto, dkk
vi + 181.
15,5 x 23
Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) adalah bagian penting dalam sebuah organisasi yang bertujuan untuk mengelola karyawan secara efektif. Dalam praktiknya, manajemen SDM mencakup berbagai aspek, seperti perencanaan tenaga kerja, proses rekrutmen, pelatihan, pengembangan karier, serta evaluasi kinerja. Pengelolaan yang baik akan memastikan bahwa setiap karyawan memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan dapat berkontribusi secara maksimal dalam mencapai tujuan organisasi. Seiring waktu, peran SDM berkembang dari sekadar mengurus administrasi kepegawaian menjadi bagian dari strategi bisnis yang lebih luas.Lingkup Manajemen Sumber Daya Manusia sangat luas, mencakup berbagai aspek mulai dari perencanaan tenaga kerja, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, manajemen kinerja, hingga penggajian dan kesejahteraan karyawan.
Peran MSDM dalam organisasi tidak hanya terbatas pada pengelolaan karyawan, tetapi juga mencakup pengembangan strategi bisnis yang berkelanjutan. Sebuah studi oleh Ulrich (1997) menunjukkan bahwa manajer SDM yang efektif dapat berkontribusi pada penciptaan nilai tambah bagi organisasi melalui pengembangan kompetensi dan keterlibatan karyawan. Oleh karena itu, MSDM harus berperan aktif dalam perencanaan strategis organisasi, dengan cara memahami kebutuhan bisnis dan merancang program yang mendukung pencapaian tujuan tersebut. Dalam konteks ini, MSDM menjadi mitra strategis yang tidak terpisahkan dari manajemen puncak dalam merumuskan kebijakan dan strategi organisasi.










