Rp66.200
Penulis:
Dr. Heri Khoiruddin, M.Ag.
Jumlah Halaman
viii +104.
Ukuran Buku
15,5 x 23
Surat al-Wāqi’ah dikenal luas di kalangan umat Islam sebagai “surat kekayaan”—surat yang dianjurkan Rasulullah ﷺ untuk dibaca setiap malam. Namun di balik keutamaannya, surat ke-56 dalam mushaf ini menyimpan kedalaman makna yang jarang dikupas tuntas: tentang kepastian hari kiamat, pembagian manusia ke dalam tiga golongan berdasarkan amalnya, serta tanda-tanda kekuasaan Allah yang terserak dalam ciptaan sehari-hari—mulai dari penciptaan manusia, tumbuhan, air, hingga api.
Buku ini hadir sebagai panduan ngaji yang runtut dan mendalam, membedah 96 ayat Surat al-Wāqi’ah ayat demi ayat dan tema demi tema melalui tiga pintu penafsiran sekaligus. Pertama, penafsiran normatif yang menghimpun riwayat-riwayat hadits dari kitab tafsir klasik Ad-Dur al-Mantsūr karya Imam as-Suyuthi, menghadirkan pemahaman para sahabat dan tabi’in atas setiap penggalan ayat. Kedua, penafsiran empiris yang mendudukkan ayat dalam konteks sosio-historis masyarakat Arab serta mengaitkannya dengan fakta ilmiah—misalnya bagaimana proses penguapan air laut menjelaskan mengapa air hujan tawar, bukan asin. Ketiga, penafsiran metodologis yang menelaah pilihan diksi, pola kalimat, dan struktur bahasa Al-Qur’an secara linguistik, mengungkap kehalusan makna yang sering terlewat dalam pembacaan biasa.
Tersusun dalam 14 bab yang mengalir dari pengenalan surat hingga pembahasan tematik atas tiga golongan manusia (golongan kanan, golongan kiri, dan as-sābiqūn/golongan terdahulu), kenikmatan surga dan siksa neraka, penciptaan manusia dan alam sebagai nikmat, keagungan Al-Qur’an, sakaratul maut, hingga balasan akhirat—buku ini dilengkapi ilustrasi tematik dan tabel perbandingan yang memudahkan pembaca menangkap pola dan struktur pesan surat ini secara utuh.
Ditulis oleh Dr. Heri Khoiruddin, M.Ag., pakar Ulumul Qur’an dan Tafsir yang telah menulis sejumlah karya di bidang ini, buku ini ditujukan tidak hanya bagi mahasiswa dan akademisi, tetapi juga bagi siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat pesan-pesan Surat al-Wāqi’ah—agar bacaan tidak berhenti di lisan, tetapi menembus hingga ke dalam hati dan amal.









