ORANG BUGIS-MAKASSAR DI PANTAI TIMUR KALIMANTAN

Rp73.600

Description

Penulis: Muh. Amsur Hidayat, dkk

x + 186.

15,5 x 23

Studi tentang suku Bugis hingga kini tetap menjadi topik menarik bagi banyak pihak, ditandai hadirnya ragam karya tulis tentang salah satu dari empat etnis utama (selain Makassar, Toraja, dan Mandar) di Sulawesi Selatan ini. Kajian tentang kehidupan suku Bugis bervariasi mulai dari aspek topiknya, seperti: sosial, budaya, ekonomi, politik, dan lainnya. Narasi tentang Bugis umumnya memunculkan superioritas etnis ini, baik di daerah asal yakni Sulawesi Selatan maupun di tanah rantau. Orang-orang Bugis dilukiskan sebagai etnis yang sukses khususnya di bidang ekonomi dengan menjadi pelaku usaha (pengusaha) atau pegiat dunia bisnis (wirausaha) dan bidang politik dengan menjadi birokrat ulung pada beberapa jabatan birokrasi strategis. Di balik “hikayat” sukses orang-orang Bugis tersebut, tergambarkan pula bahwa spirit nilai Siri’ dan Pacce, menjadi energi penyemangat serta sumber motivasi yang mendorong mereka selalu bergiat mengubah hidup lebih berkualitas.
Di tanah rantau, orang-orang Bugis juga disebutkan sebagai etnis yang piawai berwirausaha serta terampil beradaptasi dengan penduduk setempat. Sejumlah modal sosial berbasis nilai-nilai kultural Bugis yang dimiliki, mendorong etnis gemar bermigrasi ini dapat terterima dan mampu hidup berdampingan secara harmonis dalam ruang-ruang sosial yang multi-etnik. Orang-orang Bugis yang hidup membaur bersama etnis lainnya di tanah rantau pada bebagai daerah, juga terkenal masih konsisten memelihara warisan sosial-budaya seperti: tradisi pernikahan, kelahiran, peringatan hari besar Islam, kuliner, dan lainnya. Komitmen kuat menjaga nilai-nilai kebugisan di tanah rantau tersebut, menghamparkan fenomena unik yang seakan menunjukkan dunia Bugis yang dipindahkan.
Buku ini membahas salah satu pemukiman orang-orang Bugis yang berlokasi di pantai Timur Kalimantan, yakni di Kelurahan Kuala Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Gambaran konteks historis migrasi orang-orang Bugis di Nusantara yang menjadi prawacana dalam kajian buku ini sebagai deskripsi deduktif tentang persebaran etnis Bugis serta kiprahnya pada berbagai daerah di Indonesia. Adapun faktor penarik dan pendukung, menjadi bukti empirik mengenai alasan bermigrasi, mulai dari faktor umum hingga alasan spesifik secara personal di kalangan orang-orang Bugis yang mendorong mereka bermigrasi. Buku ini juga membahas strategi pelestarian tradisi dan bahasa, kedudukan orang-orang Bugis dalam birokrasi pemerintahan dan politik lokal, tantangan dinamika kontemporer, kisah beberapa keluarga, tokoh-tokoh kunci, serta generasi muda.