PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM DAN LIMBAH ORGANIK UNTUK MEWUJUDKAN CIRCULAR ECONOMY

Rp64.000

Description

Penulis: Dr. Doni Sahat Tua Manalu, S.E., M.Si., dkk

vi + 84.

15,5 x 23

Buku ini mengkaji secara komprehensif konsep dan implementasi ekonomi sirkular (circular economy) dalam konteks pemanfaatan sumber daya alam dan pengelolaan limbah organik, khususnya pada sektor pertanian. Dengan pendekatan interdisipliner, buku ini menempatkan limbah organik bukan sebagai masalah lingkungan, melainkan sebagai sumber daya potensial yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai tambah, sehingga mendukung keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pada bagian awal, buku ini menjelaskan konsep dasar circular economy sebagai sistem ekonomi yang menekankan efisiensi penggunaan sumber daya melalui prinsip reduce, reuse, recycle, dan recovery, yang berbeda dengan sistem ekonomi linear “ambil–buat–buang”. Pendekatan ini bertujuan meminimalkan limbah serta menjaga nilai material dalam siklus penggunaan selama mungkin.
Selanjutnya, buku ini menguraikan potensi sumber daya alam, khususnya di sektor pertanian, dengan menekankan pentingnya karakteristik wilayah, kondisi agroekologi, serta ketersediaan bahan organik lokal sebagai dasar dalam pengembangan sistem pertanian berkelanjutan. Pemahaman terhadap kondisi geografis, iklim, dan kesuburan tanah menjadi kunci dalam mengoptimalkan produksi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pertanian.
Pembahasan inti buku ini terletak pada pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku pupuk. Limbah pertanian, rumah tangga, dan pasar yang selama ini dianggap sebagai sumber pencemaran diubah menjadi produk bernilai seperti kompos, pupuk organik cair (POC), pupuk organik padat (POP), serta bioaktivator. Inovasi teknologi sederhana seperti fermentasi dan penggunaan mikroorganisme lokal memungkinkan pengolahan limbah menjadi lebih efisien, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Buku ini juga menampilkan studi kontekstual pada wilayah pertanian seperti Kampung Tunggilis di Kabupaten Cianjur, yang memiliki potensi besar dalam pengelolaan limbah organik berbasis komunitas. Limbah hortikultura yang melimpah di wilayah tersebut dapat diolah menjadi sumber daya produktif yang mendukung pertanian berkelanjutan dan ekonomi lokal.
Selain aspek teknis, buku ini membahas strategi pemasaran produk berbasis ekonomi sirkular, termasuk integrasi limbah dalam siklus produksi pangan, penguatan peran petani dan masyarakat, serta pentingnya inovasi, edukasi, dan kelembagaan. Produk yang dihasilkan dari proses sirkular memiliki nilai tambah karena mengusung konsep ramah lingkungan, yang semakin diminati oleh konsumen modern.
Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi circular economy sangat bergantung pada kolaborasi multipihak, mulai dari petani, masyarakat, pemerintah, hingga akademisi. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan, pemanfaatan sumber daya alam dan limbah organik dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan, mengurangi dampak lingkungan, serta menciptakan sistem ekonomi yang lebih resilien dan berkeadilan.