PENDIDIKAN BERMAKNA MELALUI “SERVICE LEARNING”

Rp72.900

Description

Penulis: Dr. Dra. Devy Stany Walukow, M.Hum, M.Si

vi + 179.

15,5 x 23

Buku berjudul Pendidikan Bermakna melalui “Service Learning” menguraikan gagasan utama tentang pembelajaran yang sejati tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dari peserta didik dalam kehidupan sosial dalam masyarakat. Inti dari buku ini menekankan bahwa Service Learning sebagai pendekatan pedagogis yang mengintegrasikan pembelajaran akademis dengan kegiatan pelayanan masyarakat yang reflektif dan terencana. Tujuan utamanya adalah mengembangkan kompetensi intelektual, sosial, moral, dan emosional peserta didik melalui pengalaman nyata yang bermakna.
Dalam konteks pendidikan, buku ini menjelaskan bahwa Service Learning bukan sekadar kegiatan sosial atau pengabdian sukarela, melainkan suatu strategi pembelajaran integratif yang menghubungkan teori dengan praktik, serta pengetahuan dengan tindakan. Melalui pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual terhadap materi pelajaran, tetapi juga menumbuhkan empati, tanggung jawab sosial, dan kesadaran akan peran mereka sebagai warga negara yang berkontribusi terhadap kemaslahatan publik.
Buku ini juga menegaskan bahwa pendidikan bermakna terjadi ketika peserta didik mampu mengaitkan pengetahuan yang dipelajari dengan realitas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, Service Learning menjadi “jembatan” antara dunia akademik dan dunia nyata, di mana pengalaman sosial menjadi laboratorium pembelajaran yang memperkaya dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik. Proses refleksi menjadi aspek kunci yang membedakan Service Learning dari praktik kerja sosial biasa, karena melalui refleksi peserta didik belajar memahami makna dari tindakan mereka, mengevaluasi dampak sosial, dan membangun kesadaran kritis terhadap isu-isu masyarakat.
Secara keseluruhan, buku ini menampilkan Service Learning sebagai paradigma pendidikan yang holistik, humanistik, dan transformatif. Dengan menempatkan peserta didik sebagai agen perubahan sosial, Service Learning mencipta generasi muda berkualitas, bersinergi, mandiri, dan kuat dalam menghadapi tantangan di era digital sebagai sosok manusia pembangunan seutuhnya.