Description
Penulis: Khamam Khosiin, M.Pd.
vi + 104.
14,8 x 21
Buku ini mengulas pentingnya ilmu perbandingan agama sebagai sarana objektif dan ilmiah untuk memahami keyakinan antaragama, terutama dalam konteks ketegangan historis antara Islam dan Kristen. Disorot pula bahaya relativisme agama yang ekstrem yang dapat mengaburkan batas kebenaran. Dalam perspektif filsafat Barat, pemikiran Thomas Hobbes dan John Locke menjadi sorotan; Hobbes memandang manusia secara mekanistik dan menolak pendekatan normatif-religius, sedangkan Locke mengembangkan pandangan keagamaan yang toleran namun tetap berlandaskan pada doktrin Kristen, meskipun condong pada Socinianisme dan Arianisme. Pandangan Locke terhadap dosa asal dan wahyu ilahi mencerminkan perpaduan antara iman dan rasionalitas. Buku ini juga membahas konsep Tuhan dalam logika, ilmu, dan relativitas, menunjukkan keterbatasan pancaindra dan relativitas manusia dalam memahami realitas transenden. Gagasan relativitas Einstein dijadikan analogi teologis untuk menjelaskan bahwa hanya kebenaran yang bersumber dari Yang Mutlak yang dapat diandalkan. Keseluruhan isi buku mengarahkan pembaca pada pencarian kebenaran yang tidak hanya rasional, tetapi juga spiritual dan otentik.










