Description
Tim Penulis: Fransina Latumahina, dkk
vi + 200.
14,8 x 21
Perlindungan hutan mangrove menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Hutan mangrove, yang terletak di perbatasan antara daratan dan laut, memiliki peran ekologis yang sangat vital, terutama dalam mitigasi bencana alam akibat perubahan iklim, seperti banjir, abrasi pantai, dan badai tropis. Ekosistem ini berfungsi sebagai penahan gelombang dan penghalang alami terhadap erosi pantai, serta dapat menyerap karbon secara signifikan, yang membantu mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.
Namun, meskipun memiliki manfaat besar, hutan mangrove kini terancam oleh berbagai faktor, seperti konversi lahan untuk pertanian dan pembangunan, polusi, serta pemanasan global. Deforestasi mangrove memperburuk kerusakan ekosistem dan meningkatkan kerentanannya terhadap dampak perubahan iklim, seperti naiknya permukaan laut. Oleh karena itu, upaya perlindungan dan restorasi hutan mangrove sangat penting dalam konteks perubahan iklim.
Untuk itu, perlu ada kebijakan yang mendukung konservasi mangrove melalui penegakan hukum yang tegas terhadap illegal logging dan perusakan lingkungan, serta mendorong masyarakat untuk terlibat dalam program restorasi hutan mangrove. Pendekatan berbasis masyarakat juga penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mangrove dalam menanggulangi perubahan iklim.
Selain itu, pemanfaatan teknologi pemantauan dan penelitian ilmiah dapat membantu mengidentifikasi area yang membutuhkan perlindungan lebih, serta meningkatkan kapasitas adaptasi mangrove terhadap perubahan iklim. Dengan melibatkan berbagai pihak, perlindungan hutan mangrove dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan melindungi keberlanjutan lingkungan pesisir.










