Description
Penulis: Mira Chairani, S.Pd, M.Pd
x + 122.
14,8 x 21
Pijakan Pendidikan Masa Kini: Memahami Landasan Filosofis, Psikologis, Sosial, Budaya, dan Yuridis merupakan buku yang mengkaji berbagai pijakan fundamental dalam memahami, merancang, dan menyelenggarakan pendidikan. Buku ini berangkat dari pemikiran bahwa pendidikan bukan sekadar aktivitas pembelajaran di ruang kelas, melainkan sebuah sistem dan proses sosial yang melibatkan peserta didik, pendidik, kurikulum, lingkungan, nilai, budaya, masyarakat, serta kebijakan pendidikan.
Pembahasan diawali dengan pengertian, urgensi, dan kedudukan landasan pendidikan. Landasan pendidikan dipahami sebagai pijakan konseptual yang memberikan arah terhadap tujuan, isi, proses pembelajaran, dan evaluasi pendidikan. Pemahaman tersebut menjadi penting agar praktik pendidikan tidak sekadar mengikuti perubahan dan tren, tetapi tetap memiliki dasar pemikiran yang jelas serta selaras dengan hakikat dan tujuan pendidikan.
Buku ini kemudian menguraikan landasan filosofis pendidikan melalui perspektif ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi mengarahkan pemahaman mengenai hakikat manusia dan peserta didik, epistemologi memberikan dasar dalam memahami proses memperoleh pengetahuan, sedangkan aksiologi memberikan arah terhadap nilai dan tujuan pendidikan. Pembahasan tersebut dilengkapi dengan kajian mengenai aliran perennialisme, esensialisme, progresivisme, dan rekonstruksionisme sebagai perspektif penting dalam perkembangan pemikiran pendidikan.
Landasan psikologis pendidikan selanjutnya memberikan perhatian terhadap perkembangan peserta didik dan proses belajar. Perspektif psikologis menjadi dasar bagi pendidik untuk memahami perbedaan individu, kebutuhan belajar, serta karakteristik peserta didik sehingga proses pendidikan dapat dirancang secara lebih tepat dan manusiawi.
Dimensi sosial dan budaya juga menjadi bagian penting dalam buku ini. Pendidikan dipandang sebagai proses sosial yang berlangsung dalam lingkungan masyarakat serta sebagai sarana pewarisan nilai, norma, tradisi, dan identitas budaya. Dengan demikian, pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk individu yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan hidup bersama dalam masyarakat yang beragam.
Selanjutnya, pembahasan landasan historis dan yuridis memperlihatkan bahwa pendidikan nasional Indonesia berkembang melalui perjalanan sejarah yang panjang. Perubahan sosial, politik, budaya, dan kebijakan turut membentuk sistem pendidikan nasional hingga saat ini. Perspektif historis dan yuridis menjadi penting untuk memahami arah, tujuan, hak, kewajiban, serta penyelenggaraan pendidikan dalam konteks Indonesia.
Buku ini juga menyoroti persoalan keadilan dan pemerataan akses pendidikan sebagai bagian dari tantangan pendidikan masa kini. Ketimpangan wilayah, kondisi sosial-ekonomi, keterbatasan infrastruktur, distribusi tenaga pendidik, dan pemanfaatan teknologi menjadi persoalan yang perlu diperhatikan dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.










