Description
Penulis: Bambang Istiyanto, dkk
x + 218.
15,5 x 23
Kecelakaan lalu lintas telah menjadi krisis kesehatan global yang mengakibatkan lebih dari 1,3 juta kematian setiap tahun. Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan dan urbanisasi yang pesat. Buku ini hadir sebagai panduan komprehensif yang mengintegrasikan pendekatan sistem keselamatan (Safe System Approach) dari negara-negara maju dengan konteks lokal Indonesia. Indonesia menghadapi tantangan kompleks dalam keselamatan lalu lintas. Keterbatasan anggaran, kesadaran masyarakat yang rendah, dan pendekatan konvensional yang masih berfokus pada “menyalahkan pengemudi” membuat upaya penurunan angka kecelakaan belum menunjukkan hasil yang signifikan. Buku ini menawarkan solusi sistematis melalui lima pilar keselamatan berdasarkan Decade of Action for Road Safety PBB:
1. Rekayasa Sistem Keselamatan yang memperkuat kelembagaan dan koordinasi.
2. Rekayasa Jalan Berkeselamatan dengan desain infrastruktur yang memaafkan kesalahan manusia.
3. Rekayasa Kendaraan Berkeselamatan yang mengadopsi teknologi keselamatan aktif dan pasif.
4. Rekayasa Pengguna Berkeselamatan melalui edukasi dan perubahan perilaku.
5. Rekayasa Penanganan Pasca Kecelakaan yang responsif dan komprehensif.
Setiap pilar diuraikan dengan contoh implementasi dari Swedia, Belanda, Australia, Jepang, dan negara maju lainnya yang berhasil menurunkan angka kecelakaan hingga 50%.
Kunci keberhasilan terletak pada pergeseran paradigma dari pendekatan konvensional menuju Safe System Approach yang mengakui manusia akan selalu membuat kesalahan, tubuh manusia memiliki batas toleransi benturan, dan tanggung jawab keselamatan harus dibagi antara perancang sistem dan pengguna jalan.
Buku ini menekankan setiap kematian di jalan tidak dapat diterima dan dapat dicegah melalui integrasi kelima pilar secara simultan, bukan parsial. Roadmap lengkap tersedia dalam buku ini untuk mewujudkan sistem transportasi jalan yang berkeselamatan di Indonesia dari penyusunan Rencana Aksi Keselamatan berbasis data, strategi pembiayaan yang berkelanjutan, hingga mekanisme evaluasi dan monitoring yang ketat. Kolaborasi antara pemerintah pusat-daerah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat yang disertai komitmen jangka panjang dalam implementasi kelima pilar keselamatan untuk mencapai target penurunan angka kecelakaan hingga 50%. Buku ini menjadi referensi esensial bagi pembuat kebijakan, praktisi, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan visi “Menuju Nol Kecelakaan Fatal” di Indonesia.










