SOSIOLOGI PEMBANGUNAN

Rp70.000

Description

Penulis: Amir Mahmud, dkk

vi + 144.

15,5 x 23

Buku Sosiologi Pembangunan membahas berbagai perspektif tentang pembangunan sosial dalam masyarakat, dengan menyoroti teori-teori utama yang mempengaruhinya. Dimulai dengan konsep dasar sosiologi pembangunan, buku ini menjelaskan bagaimana ilmu sosiologi dapat digunakan untuk menganalisis faktor-faktor sosial yang mendukung atau menghambat pembangunan. Perkembangan sosiologi pembangunan sejak tahun 1960-an dikaitkan dengan gagasan para pemikir klasik seperti Marx, Weber, dan Durkheim, serta bagaimana kegagalan program pembangunan di negara-negara berkembang mendorong lahirnya teori-teori baru dalam bidang ini.

Buku ini menguraikan dua teori besar dalam sosiologi pembangunan, yaitu teori modernisasi dan teori ketergantungan. Teori modernisasi berpendapat bahwa pembangunan mengikuti pola linear yang bisa direplikasi dari negara maju ke negara berkembang, dengan faktor seperti industrialisasi, urbanisasi, dan kapitalisme sebagai pendorong utama. Namun, teori ini mendapat kritik tajam karena dianggap mengabaikan faktor eksploitasi dan imperialisme dalam sejarah pembangunan global. Sebagai tanggapannya, teori ketergantungan muncul dengan menekankan bahwa keterbelakangan di negara dunia ketiga bukan akibat faktor internal semata, tetapi lebih karena ketergantungan ekonomi dan eksploitasi oleh negara maju.

Selain membahas teori-teori tersebut, buku ini juga mengulas teori sistem dunia yang dikembangkan oleh Immanuel Wallerstein. Teori ini membagi negara-negara dalam sistem ekonomi global menjadi negara inti, semi-periferi, dan periferi, di mana negara berkembang sering kali terjebak dalam struktur ekonomi yang tidak menguntungkan. Dengan pendekatan yang kritis, buku ini memberikan pemahaman mendalam tentang dinamika pembangunan dan tantangan sosial-ekonomi yang dihadapi negara-negara berkembang. Buku ini cocok bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi yang ingin memahami peran sosiologi dalam kajian pembangunan serta dampaknya terhadap masyarakat global.