SOSIOLOGI RUANG Konsep, Teori, dan Studi Kasus

Rp77.800

Description

Penulis: Ahmadin

x + 228.

15,5 x 23

Sosiologi ruang merupakan perluasan kajian dari sosiologi yang menggunakan teori-teori geografi, khususnya geografi manusia, geografi ekonomi, dan geografi feminisme. Kajiannya menyasar berbagai praktik sosial, dinamika kekuatan institusi sosial, dan dialektika spasial sebagai bentuk interaksi manusia dengan ruang (lingkungan). Dalam waktu yang cukup lama, sosiologi ruang telah memainkan peran penting serta berkontribusi positif dalam memberi nuansa baru bagi studi ilmu sosial dan bahkan ruang dianggap sebagai bagian penting dari proses pembentukan teori-teori sosiologi. Karakteristik sosiologi ruang yang inter-disipliner itu, dalam perkembangannya sangat diilhami oleh teori Marxisme dan Poskolonialisme, serta dalam lingkup kajiannya banyak beririsan dengan ilmu geografi dan arsitektur.
Paradigma sosiologi ini memandang ruang bukanlah entitas alamiah yang pasif, tetapi selalu berubah seiring dinamika masyarakat. Sosiologi ruang dalam konteks tertentu, juga memanfaatkan piranti analisis wacana dan teori budaya untuk mengartikulasikan hubungan dialektik antara praktik material dan simbolik dari ruang-ruang sosial dengan agen. Praktik spasial mencipta ruang baru yang diberi dan memiliki makna baru pula. Itulah sebabnya Lefebvre menganggap ruang adalah hasil konstruksi sosial, yang dibayangkan memiliki identitas dan citra kuat oleh kompleksitas makna yang melekat pada eksistensinya.
Buku ini membahas pengertian dan ruang lingkup sosiologi ruang, para pelopor sosiologi ruang, dan teori-teori ruang dalam sosiologi. Bagian berikut membahas konstruksi kesadaran ruang, praktik spasial, produksi ruang, dialektika ruang dan reproduksi sosial, ironi dan problematika ruang, konflik ruang perkotaan, representasi ruang, narasi-narasi ruang publik, ruang kota dan transportasi publik, serta ruang publik sebagai obyek wisata.