Description
Penulis: Yusuf Rombe M. Allo
vi + 141.
15,5 x 23
Stabilitas dan kinerja sektor perbankan merupakan pilar fundamental pertumbuhan ekonomi suatu negara. Profitabilitas bank yang sehat menandai efisiensi intermediasi keuangan dan ketahanan sistemik. Namun, pencapaian profitabilitas yang optimal merupakan hasil interaksi kompleks dari berbagai faktor internal dan eksternal. Buku ini hadir untuk menguji secara empiris determinan kunci profitabilitas perbankan dengan fokus pada tiga variabel strategis: Pertumbuhan Kredit, Non-Performing Loan (NPL), dan Dana Pihak Ketiga (DPK) riset ini secara spesifik mengambil konteks periode pandemi, epidemi dan endemi, momen penting yang merepresentasikan kondisi ekonomi yang relatif stabil sebelum guncangan global COVID-19, sehingga hasil analisisnya dapat berfungsi sebagai baseline atau referensi sehat bagi studi-studi di masa krisis.
Buku ini bertujuan untuk:
1. Menganalisis pengaruh signifikan dari pertumbuhan kredit terhadap profitabilitas, dengan mempertimbangkan paradoks antara ekspansi pendapatan dan peningkatan risiko.
2. Menginvestigasi dampak kritis Non-Performing Loan (NPL) sebagai indikator risiko kredit terhadap margin keuntungan bank, menguji hipotesis trade-off antara kuantitas dan kualitas kredit.
3. Menilai peran Dana Pihak Ketiga (DPK) sebagai sumber pendanaan utama dan penentu biaya dana (cost of funds) dalam struktur profitabilitas.
4. Memberikan bukti empiris yang komprehensif dan terkini bagi akademisi, regulator (Otoritas Jasa Keuangan/Bank Indonesia), praktisi perbankan, dan mahasiswa mengenai dinamika penentu profitabilitas dalam iklim ekonomi normal.
Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data panel dari bank umum di Indonesia selama periode pandemi, epidemi dan pandemi. Model ekonometrika dirancang untuk mengukur sensitivitas profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets/ROA terhadap variabel-variabel inti tersebut, dengan mengendalikan faktor lain seperti ukuran bank efisiensi operasional dan kapitalisasi.
Karya ini tidak hanya sekadar analisis statistik, tetapi juga memberikan kerangka strategis bagi:
1. Manajemen Bank, dalam merancang strategi bisnis yang seimbang antara ekspansi kredit, pengendalian risiko kredit, dan optimalisasi funding.
2. Regulator/Pengawas, sebagai bahan pertimbangan untuk kebijakan makroprudensial yang mendorong perbankan yang profitable sekaligus resilient.
3. Akademisi dan Peneliti, sebagai referensi dan dasar untuk riset lanjutan, terutama dalam membandingkan dinamika pra-pandemi dengan masa selama dan pasca-pandemi.
Buku ini merupakan bacaan wajib bagi siapa pun yang ingin memahami engine di balik kinerja keuangan perbankan dalam kondisi normal. Dengan menyajikan analisis yang rigor, data yang solid, dan diskusi yang mendalam, karya ini menjadi kontribusi berharga bagi khazanah ilmu ekonomi perbankan dan manajemen keuangan di Indonesia.










