Description
Penulis: Dr. Ahmad Sukandar, M.M.Pd, dkk
xii + 121.
15,5 x 23
Dari sisi praktis, bab ini mengingatkan bahwa supervisi dilakukan di ruang sosial yang kompleks, di mana setiap intervensi harus mempertimbangkan norma komunitas, kebijakan internal lembaga, serta perasaan batin para guru. Nilai-nilai tahu diri dan tahu tempat menjadi bagian dari etika supervisi yang tidak hanya sah secara prosedural, tetapi juga sah secara moral dan spiritual.
Dengan demikian, bab ini mengukuhkan posisi supervisor sebagai mitra yang bijak dan sensitif, bukan sebagai pengontrol, melainkan sebagai pengiring pertumbuhan profesional yang menghormati keberagaman nilai dan identitas budaya lembaga.
Ulasan kritis ini diharapkan dapat menggugah pembaca untuk tidak hanya membaca buku ini secara linier, tetapi melakukan eksplorasi mendalam, baik melalui refleksi pengalaman lapangan, kajian teori, maupun penelitian empiris lanjutan. Dengan demikian, buku ini berkontribusi signifikan terhadap penguatan kapasitas profesional pendidik dan pengawas dalam membangun mutu pendidikan yang berkeadilan, berdaya saing, dan bernilai spiritual.










