Description
Penulis: Oryza Ardhiarisca, dkk
vi + 52.
15,5 x 23
Suppply Chain Management (SCM) dapat didefinisikan sebagai aktivitas pengelolaan dari berbagai kegiatan untuk memperoleh bahan mentah yang akan diolah menjadi barang setengah jadi ataupun barang jadi. Kemudian proses tersebut dilanjutkan untuk mendistribusikan barang kepada konsumen. Tujuan dari pelaksanaan SCM melakukan penyelarasan antara permintaan dan penawaran dengan efektif dan efisien. Pada era kini, banyak isu SCM yang berkembang diantaranya adalah agile supply chain, networked supply chain, dan integrated supply chain. . Agile Supply Chain berfokus pada competitive excellence yakni berfokus pada konsumen, kualitas, dan agility yang didukung oleh kompetensi perusahaan. Adanya teknologi informasi yang berkembang sangat pesat berdampak pada perubahan anatomi rantai pasokan, semula adalah linear supply chain dan kini menjadi networked supply chain. Kondisi tersebut semakin berkembang dan kini telah dikenal integrated supply chain. Kini terjadi perubahan pola kompetisi, semula terjadi kompetisi antar perusahaan pada masing-masing individu dan kini menjadi kompetisi antar jejaring bisnis yang terkordinasi dalam suatu rantai pasokan. Dalam akhir buku ini, diberikan gambaran kasus SCM yang ada Teaching Factory Agrimart Politeknik Negeri Jember. Hal ini bertujuan agara pembaca lebih memahami terkait SCM. Memepelajari dan memahami SCM sangatlah penting karena dibutuhkan untuk memperlancar proses produksi dan pemasaran sehingga dapat memenuhi konsumen.










