Description
Penulis:
Dr. H. Sopidi, MA
Wahyono, M.Pd
xii + 119.
14,8 x 21
Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu lingkungan global yang jauh di awang-awang, melainkan ancaman nyata yang mengetuk pintu rumah kita terutama bagi masyarakat di wilayah pesisir seperti Kabupaten Cirebon. Banjir rob yang kian meninggi, cuaca tak menentu, hingga degradasi lingkungan adalah alarm bahaya yang menuntut respons segera. Namun, upaya penanggulangan sering kali berjalan sendiri-sendiri, parsial, dan kehilangan daya gedornya.
Buku ini hadir menawarkan sebuah peta jalan baru: Sinergi. Melalui pendekatan yang komprehensif, penulis menguraikan bagaimana kekuatan kolaborasi lintas sektor atau yang dikenal sebagai model Hepta Helix dapat menjadi kunci jawaban dalam membangun ketahanan iklim. Buku ini tidak hanya berbicara teori, tetapi membedah praktik nyata bagaimana menyatukan tujuh kekuatan elemen masyarakat: pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, hingga peran vital tokoh agama (Kyai) dan semangat inovatif kaum muda.
Di dalamnya, pembaca akan diajak menyelami strategi edukasi perubahan iklim yang unik karena berbasis pada kearifan lokal dan nilai-nilai religius, serta menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Alih-alih melihat masyarakat sebagai korban yang tidak berdaya, buku ini justru menggali potensi dan aset yang mereka miliki untuk bangkit melawan krisis iklim.
“The Power of Synergy for Climate Action” adalah bacaan wajib bagi akademisi, pembuat kebijakan, aktivis lingkungan, hingga masyarakat umum yang percaya bahwa menyelamatkan bumi tidak bisa dilakukan sendirian. Ini adalah sebuah manifesto bahwa ketika kita duduk satu meja dan merajut kolaborasi, tidak ada gelombang pasang yang terlalu tinggi untuk kita hadapi bersama.










