Description
Penulis: Prof. Ir. H. Pratikso, M.ST., Ph.D., dkk
vi + 146.
15,5 x 23
Wilayah Kecamatan Telukjambe Barat dan Tempuran di Karawang memiliki karakter tanah lunak yang didominasi oleh lempung aktif, yaitu tanah yang sangat peka terhadap perubahan kadar air. Kondisi ini menyebabkan tanah mudah mengalami perubahan bentuk ketika menerima beban, terutama pada perkerasan jalan. Semakin tinggi kadar air, tanah cenderung kehilangan daya dukungnya dan menunjukkan perilaku deformasi serta lendutan yang lebih besar, sehingga berpotensi menurunkan kinerja dan umur layanan infrastruktur jalan.
Buku ini membahas bagaimana tanah lunak merespons beban kendaraan berulang melalui pendekatan pengujian fisik dan pemodelan numerik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa peningkatan kadar air berpengaruh langsung terhadap besarnya regangan, lendutan, dan distribusi tegangan di dalam tanah. Pada kondisi tanah yang lebih jenuh, respons mekanik tanah menjadi lebih seragam dan dapat diperkirakan dengan baik melalui simulasi, sedangkan pada kondisi kadar air rendah hingga menengah, perilaku tanah cenderung lebih bervariasi dan memerlukan perhatian khusus dalam perencanaan perkerasan.
Berdasarkan karakteristik tersebut, buku ini menekankan pentingnya desain perkerasan lentur yang adaptif terhadap perubahan kondisi tanah dasar. Penyesuaian ketebalan lapis pondasi, pemilihan material yang sesuai, serta penggunaan lapisan perkuatan menjadi strategi penting untuk mengendalikan deformasi berlebih. Dengan pendekatan yang mempertimbangkan perilaku nyata tanah lunak, perencanaan perkerasan jalan diharapkan mampu menghasilkan struktur yang lebih aman, tahan lama, dan sesuai dengan kondisi lapangan.










