Description
Penulis: Dr. M. Maria Sudarwani, S.T., M.T.
viii + 130.
15,5 x 23
Buku ini menawarkan sebuah eksplorasi tentang dialektika yang tak terelakkan antara pelestarian budaya dan tuntutan pembangunan ekonomi. Sebagai salah satu permukiman adat Sunda yang masih sangat teguh memegang tradisi, Kampung Naga memiliki daya tarik wisata yang besar. Namun, gelombang modernisasi dan komersialisasi pariwisata mengancam keutuhan arsitektur vernakular dan kearifan lokal yang justru menjadi jiwa dari destinasi itu sendiri.
Melalui pendekatan yang komprehensif, buku ini tidak hanya memetakan keunikan konsep arsitektur dan budaya masyarakat Kampung Naga, tetapi juga mengkritisi model pengembangan pariwisata yang berorientasi jangka pendek. Sebagai solusi, penulis mengusung konsep pariwisata berkelanjutan sebagai sebuah jalan tengah. Buku ini menguraikan strategi konkret bagaimana pariwisata dapat dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal sekaligus menjadi instrument of conservation—alat pelestarian—yang efektif. Dibahas pula rekomendasi kebijakan dan tata kelola kolaboratif yang melibatkan masyarakat adat, pemerintah, dan swasta untuk memastikan keberlanjutan warisan budaya dan alam Kampung Naga untuk generasi mendatang.
Sebagai sebuah karya yang menjembatani teori dan praktik, buku ini adalah bacaan wajib bagi akademisi, perencana wilayah, praktisi pariwisata, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang peduli terhadap masa warisan budaya Nusantara di era globalisasi.










