Description
Penulis: Dr. H. Ahmad Sukandar, M.M.Pd, dkk
vi + 111.
15,5 x 23
Buku ini berupaya memotret sebuah dialektika yang tak pernah usai dalam sejarah pemikiran Islam di Indonesia: bagaimana sebuah tradisi besar tetap teguh menjaga akarnya namun tetap lentur mengikuti arus zaman. Nahdlatul Ulama dalam merespons dinamika perubahan zaman selalu berpijak pada kaidah ushul fikih al-muhafadzatu ‘ala qadimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah, yang secara substansial bermakna menjaga kesinambungan tradisi sekaligus melakukan transformasi inovatif (Sitompul, 2010: 156). Hal ini menunjukkan bahwa NU bukanlah organisasi yang statis, melainkan gerakan yang dinamis dalam bingkai orisinalitas keagamaan (Anam, 2010: 82)










