Description
Tim Penulis: Gatot Nazir Ahmad, dkk
vi + 150.
15,5 x 23
Konsep dasar dari risiko melibatkan pemahaman tentang kemungkinan terjadinya peristiwa atau situasi yang dapat menyebabkan kerugian atau dampak negatif terhadap sebuah tujuan, baik secara individu maupun organisasi. Risiko terkait dengan ketidakpastian mengenai hasil dari suatu kejadian. Konsep ini pada umumnya diterapkan dalam berbagai aspek dan bidang seperti bisnis, keuangan, kesehatan, keamanan, dan proyek.
Secara sederhana, risiko mengacu pada kemungkinan ketidaksesuaian antara hasil aktual dan harapan, serta adanya ancaman atau peluang yang perlu diidentifikasi, diukur, dan dikelola dengan bijaksana. Risiko timbul karena ketidakpastian dan kemungkinan hal negatif yang akan timbul dan terjadi.
Konsep manajemen risiko adalah pendekatan sistematis yang digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, menilai, dan mengendalikan risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi atau individu. Tujuan utama manajemen risiko adalah untuk mengurangi dampak negatif risiko sambil memaksimalkan peluang yang ada, sehingga tujuan yang diinginkan dapat tercapai dengan lebih efektif.
Melalui manajemen risiko yang sistematis dan terstruktur, organisasi dapat memitigasi ancaman yang dapat ditimbulkan terhadap pencapaian tujuan, meminimalkan potensi kerugian, dan bahkan mengidentifikasi peluang yang mungkin tercipta dari risiko tersebut.
Dalam implementasinya, manajemen risiko menjadi krusial dalam berbagai bidang, terutama untuk memastikan bahwa individu, organisasi, atau proyek dapat mencapai tujuan mereka secara efektif meskipun dihadapkan pada berbagai ketidakpastian.










